Friday, 10 June 2011

Kenapa Aku Gelisah, Resah, Kecewa???????

Kenapa Aku Gelisah, Resah, Kecewa???????

Pernahkah anda merasakan perkara yang sama. Mari kita hayati keresahan dan kekecewaan yang menguasai jiwa kita. Mari kita menyelami lubuk jiwa kita. Pejamkan mata dan bayangkan kita berada di satu dasar yang gelap. Cuba kita tanyakan pada diri kita, dari manakah datangnya keresahan dan kekecewaan itu? Bukankah keresahan dan kekecewaan itu menguasai diri kita setelah KEYAKINAN kita digugahkan oleh KERAGUAN yang tiba-tiba menerpa.

Ya, di dasar jiwa kita ada satu pohon yang tumbang. Akarnya sudah reput dimakan usia seolah-olah telah lama tidak dibajai. Tanah disekitarnya kering kontang seolah-olah telah lama tidak disirami. tidak hairanlah pohon itu yang biasanya menjadi teduhan jiwa kita tumbang dan tersungkur ke bumi. Kita memandang keatas, kita tidak temui sumber cahaya yang menjadi sumber kehidupan. Pohon KEYAKINAN itu telah lama tumbang tetapi kita baru saja menyedarinya setelah kesibukan menjadikan mata hati kita tertutup lena.

Ketika tanah-tanah mula gersang dan tandus, lalang-lalang keraguan mula tumbuh dan menyerap saki baki baja yang pernah kita taburi dulu. Kekeringan menjadikan pohon KEYAKINAN kita layu dan hilang kesegarannya. Dari mana datangnya KERAGUAN itu? Ya, KERAGUAN itu tumbuh kerana KEGERSANGAN hati kita.

Hati kita KEGERSANGAN ilmu yang sepatutnya menjadi hujah-hujah yang membekalkan baja kepada KEYAKINAN kita terhadap Allah SWT. Sehingga kita tidak lagi merasai pemerhatianNya, meyakini KekuasaanNya yang mengatasi segala-galanya Juga tidak meayakini hari pertemuan denganNya.

Hati kita menjadi GERSANG kerana ibadah kita telah kehilangan ruh sehingga tinggal amalan rutin yang kita lakukan sambil lewa bahkan kita rasakannya ia sering mengendalakan waktu kita. sebahagian masa terpaksa kita peruntukkan padanya sedangkan kita terlalu sibuk.

Ya, kita memang sibuk dan kini KESIBUKAN itu telah merantai jiwa kita hingga kita hilang kemerdekaan yang selama ini kita miliki.

Wallahu'alam..............





...ustazpenang...

No comments:

Post a Comment